Nama : Wiwin Rahmah Sari
Nim :
1302045148
1.
Alasan mengambil matakuliah Pemikiran
Politik Islam
Saya
tertarik mengambil matakuliah Pemikiran Politik Islam karena sebagai agama yang
sempurna, islam mengatur semua asfek kehidupan manusia, mulai urusan sederhana
seperti adab makan, tidur, ke kamar mandi dan seterusnya, sampai urusan
keumatan, bertetangga, bermasyarakat, dan bernegara.
Saya
juga kagum dengan masa kekhalifahan Baginda Rasulullah yang membentuk sebuah
komunitas, yang diyakini bukan cuma komunitas agama, tapi juga komunitas yang berhasil
menyatukan berbagai komunitas kesukuan dalam Islam. Lebih dari itu, di Madinah,
Rasulullah juga berhasil mengatur kehidupan kaum muslim, Nasrani, serta Yahudi
dalam komunitas “Negara Madinah” atau “masyarakat Madinah”.
Selain
itu pada masa pemerintahan khulafaurrashidin. Hanya saja islam pada masa ini
diwarnai oleh pergantian kepemimpinan, terutama di masa-mas akhir yang diwarnai
oleh pertumpahan darah. Masing-masing masa pergantian mempunyai kharakternya
masing-masing. Baru kemudian Islam memasuki masa kekhalifahan yang tidak lagi
terpusat di Madinah, melainkan berpindah ke Damaskus (Umayyah), Baghdad
(Abbasiyah), dan Turky (Turky Ustmani). Masing-masing kekhalifahan mempunyai
karakter politik yang khas pada zamanya. Dan pada masa ustamani dikenal sebagai
keruntuhan kekhalifahan Islam.
2.
Rencana setelah mempelajari Pemikiran
Politik Islam
Setelah
mempelajari Pemikiran Politik Islam saya ingin mempelajari lebih jauh tentang
politik islam dengan semua kekhalifahannya yang dimulai dari Baginda
Rasulullah, sahabat-sahabat beliau hingga masa pemerintahan khulafaurrashidin.
Selain itu saya juga ingin mengambil
fokus tentang timteng, yang mungkin berada di negara Turky (Turky Ustmani),
dimana pada masa ini dikenal sebagai keruntuhan kekhalifahan Islam. Saya ingin
mengetahui tentang sejarahnya yang membuat Islam dapat terpuruk dan dapat
menemukan solusi agar Islam dapat menjadi agama yang tidak dipandang sebelah
mata, Islam harus menjadi agama yang sempurna karena agama ini adalah wahyu
dari Yang Maha Kuasa, dan saya sangat bangga.
3.
Yang terlintas saat pertama kali
mendengar Pemikiran Politik Islam
Pertama
kali mendengar Pemikiran Politik Islam yang terlintas adalah Baginda Rasulullah
dan sahabat-sahabat beliau yang lembut seperti Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq,
sebijaksana Sayyidina Umar bin Khattab, sedermawan Utsman bin Affan, sepintar
Ali bin Abi Thalib, sesederhana Bilal, dan setegar Khalid bin Whalid
radiallahu’anhum.
Terima
Kasih dan Mohon Bimbingannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar